Mochammad Nasir, 2022.03.2304 (2025) PENGANIAYAAN BERAT SEBAGAI PENGHALANG WARIS: DIALEKTIKA HUKUM POSITIF DAN FIKIH KLASIK DALAM KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN MAZHAB SYAFI’I. Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafii Jember.
Mochammad Nasir.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstrak
Penelitian ini mengkaji kedudukan penganiayaan berat sebagai penghalang waris dengan
membandingkan ketentuan Pasal 173 huruf a Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan pandangan
mazhab Syafi’i. Permasalahan muncul karena KHI memasukkan penganiayaan berat sebagai
alasan gugurnya hak waris, sementara fikih Syafi’i hanya menyebut tiga penghalang warisan,
yaitu pembunuhan, perbedaan agama, dan perbudakan. Penelitian ini bertujuan menjelaskan
dasar pertimbangan kedua sistem hukum tersebut serta menilai relevansinya dalam konteks
hukum waris di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan
analisis komparatif normatif melalui telaah Pasal 173 KHI dan literatur fikih Syafi’i, khususnya
Al-Hawi al-Kabir, Al-Muhadzdzab, dan karya-karya ulama lainnya. Hasil pembahasan
menunjukkan bahwa KHI menempatkan penganiayaan berat sebagai penghalang waris dengan
pendekatan sadd al-dzari’ah dan qiyas untuk mencegah tindak kekerasan dalam keluarga yang
bermotif warisan. Sebaliknya, mazhab Syafi’i membedakan secara tegas antara penganiayaan
dan pembunuhan, serta menegaskan bahwa penganiayaan berat yang tidak menyebabkan
kematian tidak dapat menggugurkan hak waris, meskipun pelakunya tetap dikenai qishash,
diyat, atau ta’zir. Perbandingan ini memperlihatkan perbedaan orientasi antara KHI yang lebih responsif terhadap aspek sosial dan pencegahan kejahatan, dan fikih Syafi’i yang berpegang
pada illat hilangnya nyawa sebagai dasar utama penghalang waris.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | 297.4 Fikih > 2997.44 Hukum Waris |
| Divisions: | Prodi Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Agus Windri |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 05:02 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 05:02 |
| URI: | http://repository.stdiis.net/id/eprint/1077 |
