yahya, 2021.03.1794 (2025) "KETIDAKHARMONISAN RUMAH TANGGA KARENA HUBUNGAN ANTARA IPAR PEREMPUAN DAN SUAMI DALAM PERSPEKTIF KAJIAN HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM (Studi kasus pengadilan agama stabat nomor 17/Pdt.G/2022/PA)". USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam.
Yahya Nuralamsyah.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstrak
Penelitian ini menganalisis Putusan Pengadilan Agama Stabat Nomor 17/Pdt.G/2022/PA.Stb
tentang perceraian yang disebabkan oleh hubungan tidak wajar antara suami dengan ipar
perempuan. Menggunakan metode yuridis normatif dan pendekatan empiris, penelitian ini
mengkaji integrasi hukum positif Indonesia dan prinsip hukum Islam dalam menyelesaikan
konflik rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis hakim telah memenuhi syarat
formil dan materiil perceraian berdasarkan Pasal 39 ayat (2) UU No. 1 Tahun 1974 dan Pasal 116
huruf f KHI, dengan pertimbangan utama adanya perselisihan terus-menerus akibat kedekatan
emosional yang melampaui batas kewajaran. Dalam perspektif fikih munakahat, putusan ini
mencerminkan penerapan prinsip furqah sebagai solusi terakhir setelah gagalnya mediasi, dengan
menekankan pelanggaran terhadap konsep mu'asyarah bil ma'ruf dan larangan khalwat dengan
non-mahram. Analisis maqasid syariah menunjukkan bahwa putusan ini bertujuan menjaga hifzh
al-'ird (kehormatan) dan hifzh al-nasl (keturunan), sesuai kaidah dar'ul mafasid muqaddam 'ala
jalbil mashalih. Penelitian ini menyimpulkan bahwa putusan tersebut merupakan contoh konkret
harmonisasi hukum positif dan nilai-nilai Islam dalam menyelesaikan sengketa keluarga,sekaligus menegaskan pentingnya menjaga batasan interaksi dalam hubungan kekeluargaan untuk
mencegah konflik rumah tangga.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | 297.4 Fikih > 297.43 Hukum Perkawinan (Munakahat) |
| Divisions: | Prodi Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Agus Windri |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 03:00 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 03:00 |
| URI: | http://repository.stdiis.net/id/eprint/1063 |
